Nasionalisme Ketika Berada di Negara Orang?

Ada yg meresponi tulisan aku sebelumnya (“Kuliah di Luar Negeri: Enak, ga enak!”), tapi gak melalui comment di situ sih,yakni di bagian ttg nasionalisme yg semakin tinggi.

Emang bisa ya Martin kita semakin nasionalis ketika kita berada di luar negeri?

Aku gak tau jg ya, tapi menurut aku dan orang2 Indonesia yg di sini, yg tergabung dalam PPI itu selalu gak ingin ketinggalan berita yg terjadi di Indonesia. Hal-hal yg dibahas di PPI itu kalo tidak mengenai kegiatan rutin PPI (ngumpul,makan,dsb) ya itu..bahas berita yg ada di Indonesia. Kalo misalnya para anggota DPR bisa jalan2 dengan duit yg cukup banyak..nah,biasanya para researchers di sini bahas sampe dana2nya, seakan2 ikut prihatin dan ingin berkata ke pemerintah: “waduh, kok kami yg mati2an research di sini gak dipanggil aja ya ke Indo dengan dana segitu, kan bisa ikutan bantu memajukan bangsa”. Pas ada bencana juga orang2 di sini gak tinggal diam, ikut memantau bahkan jika ada research-nya yg berhubungan dgn bencana itu,biasanya mereka ngasih pendapat dan share ttg bencana tsb dan kemungkinan terjadinya di kemudian hari, bahkan biasanya jg anak2 Indonesia di sini melakukan penggalangan dana yg dikirim melalui lembaga2 yg dipercayai di Indonesia. Aku gak habis pikir jg sih, dulu soalnya ada penggalangan dana..padahal kita2 di sini itu rata2 adalah pelajar yg belum memiliki penghasilan tetap,biasanya hanya mengandalkan uang saku dari beasiswa, tapi di laporan penggalangan dana itu banyaknya uang yg terkumpul itu banyak skali –betapa aktifnya ya pelajar2 di luar utk mencari dana sumbangan–.

Nah, itu satu sisi ttg nasionalisme yg sangat mendasar sih menurutku ketika kita berada di luar Indonesia, adanya kepedulian untuk melihat perkermbangan terakhir di Indonesia (lewat berita tentunya).

Nah, selanjutnya..ketika kita sedang berjuang di luar, ada kecenderungan utk lebih cinta budaya (makanan,tarian,musik,pakaian,dll) dan kita ingin tunjukkan/tampilkan itu ke orang2 di sini yg mungkin belum tau banyak tentang Indonesia, sehingga mereka tertarik ttg Indonesia dan mau berkunjung..(baca: duta wisata non-profit )

di samping itu, kecintaan atas produk2 Indonesia yg diekspor sampe ke sini jg smakin tinggi lho..misalnya aja kmarin pas aku mau beli external DVD-ROM..Padahal ada bbrp yg lebih murah, cuma gara2 ada tulisan “made in Indonesia” langsung beli deh..hehe,ada kepuasan tersendiri utk memakai produk kita yg ada di sini 

hmmm..kira2 begitu deh bentuk nasionalisme yg smakin gede kalo kita berada di luar Indonesia.

Trus faktor apa ya yg menyebabkan ini bisa terjadi?

Aku kurang tau jg alasan tepatnya itu apa, cuma di saat kita melihat negara luar Indonesia yg banyak kemajuan dan kebaikannya dibandingkan negara sendiri..percayalah masih ada banyak hal yg tidak tergantikan dari apa yg ada di negara tempat kita dilahirkan itu. Dan hal itu yg akan membuat kita utk ingat dan rindu Indonesia.

Salam Sumpah Pemuda (walau telat 2 hari)

About mhar_teens

I'm only an ordinary boy... still confused about my future,, I only know that God has a great plan for me View all posts by mhar_teens

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: